Sunday, 05 September 2010

Home arrow SOP

Standard Operating Procedure ( SOP )

Pengantar:

Sering terjadi adanya tumpang tindih tugas untuk menyelesaikan satu rangkaian aktifitas dalam menghasilkan suatu output. Keterkaitan suatu pekerjaan, bagian, departemen, divisi dalam suatu organisasi merupakan hal yang wajar, namun diperlukan adanya pengaturan organisasi agar tidak terjadi adanya salah komunikasi, konflik antar fungsi yang berkepanjangan atau bahkan saling melepaskan tanggung jawab, yang pada akhirnya dapat berakibat pada menurunnya kinerja organisasi itu sendiri.

Guna meminimalisir permasalahan tersebut sebuah organisasi harus melengkapinya dengan suatu dokumen yang disebut SOP (Standard Operating Prosedur). Dokumen (SOP) tersebut dapat digunakan untuk mengkomunikasikan sekaligus menyamakan persepsi antara berbagai pihak yang harus terlibat dalam satu rangkaian bisnis proses. SOP juga dapat digunakan sebagai media untuk melakukan pengendalian dan pemantauan kualitas kinerja pada suatu fungsi.

Proses penulisan SOP harus dipahami oleh masing-masing fungsi dalam organisasi. Pengetahuan dan ketrampilan dalam menyusun dan menuliskan dokumen SOP menjadi suatu keharusan umum yang tidak dapat dihindari

Materi yang Dibahas:

  • Memahami keterkaitan dokumen SOP dengan kebijakan manajemen pada suatu organisasi
  • Pemetaan bisnis proses dan penetapan penanggung jawab proses
  • Latihan membuat bentuk dasar diagram proses
  • Latihan Penulisan rincian aktifitas dari setiap kegiatan
  • Pemilihan format SOP
  • Latihan membuat Business Process, Process Mapping dan Flow Chart

Alat Bantu Pelatihan:

  • SOP writing tools
  • Template SOP
  • Contoh-contoh SOP dari berbagai jenis industri & fungsi manajemen

Pendaftaran:
{beapetition pet=10&showmail=1&showhome=0&showloca=1&showicq=1&showaim=0&showmsn=0&showtext=1}